Perbandingan Mual Muntah Post Sectio Caesarea Pada Radiologi Dan General Anestesi DI RSUD Beriman

Main Article Content

dr. Muhammad Farly Yusuf, Sp. An .

Abstract

Sectio sesaria adalah persalinan janin melalui syatan perut terbuka (laparotomi) dan syatan didalam rahim (histerotomi).
General anestesi merupakan tindakan menghasilkan rasa sakit secara sentral disertai hilangnya kesadaran (reversible). Tindakan general anestesi terdapat bebetapa teknik yang dapat dilakukan adalah general anestesi dengan teknik intravena anestesi dan general anestesi dengan inhalasi yaitu dengan face mask (sungkup muka) dan dengan teknik intubasi yaitu pemasangan endotrecheal tube atau gabungan keduanya inhalasi dan intravena.
Mual adalah mekanisme pertahanan diri yang menyebabkan suatu sensai tidak nyaman di perut membuat seseorang merasa ingin muntah. Perut yang terasa mual juga kadang menyebabkan seseorang untuk memuntahkan isi perutnya. Mual bisa disebabkan oleh beragam hal, seperti mabuk laut, sedang merasa stres atau gugup, keracunan makanan, atau penggunaan obat-obatan tertentu yang bisa menimbulkan mual sebagai efek sampingnya.
Desain penelitian adalah deskriptif dengan jenis pendekatan corss sectional. Sempel penelitian berjumlah 68 responden penelitian melalui teknik consecutive samping. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini dalam observasi.
Karakteristik responden berdasarkan umur, hasil penelitian ini menemukan jumlah responden regional anestesi 36-45 tahun dan general anestesi 17-25 tahun. Berdasarkan durasi oprasi, hasil penelitian ini menemukan bahwa jumlah sempel terbanyak peda rentang waktu regional anestesi 30-60 menit 31 (91.2%) dan general anesrtesi 1 sampai 2 jam 23 (67.6%)./ nilai mual dan muntah 64 responden dibagi menjadi kelompok yaitu regional anestesi 34 pasien mengenai nilai repon mual dan muntah pasca operasi dengan regional anestesi di ruang pemulihan rumah sakit beriman didapatkan hasil skor 0 (tidak mual dan muntah) sebanyak 22 responden (64.7%), skor 1 ( mual saja) sebanyak 4 responden (11.8%), skor 2 (retching) sebanyak 0 responden (0%), dan skor 3 (mual >30 menit atau muntah ≥ 2 kali) sebanyak 8 responden (2.5%0). General anestesi 34 pasien mengenai nilai respon mual dan muntah pasca operasi dengan general anestesi diruangan pemulihan rumah sakit beriman didapakan hasil skor 0 (tidak mual dan muntah) sebanyak 13 reponden (38.2%), skor 1 (mual saja) sebanyak 6 responden (17.6%) skor 2(retching) sebanyak 1 reponden (2.9%), dan skor 3 (mual >30 menit atau muntah ≥ 2 kali) sebanyak 14 reponden (41.2%).

Article Details

Section
JBM (Jurnal Borneo Medistra)