HUBUNGAN PENGETAHUAN PENATA ANESTESI DENGAN KEPATUHAN DALAM PENGGUNAAN APD SESUAI SOP DI RS PERTAMINA BALIKPAPAN
Main Article Content
Abstract
Latar Belakang: Alat Pelindung Diri (APD) adalah alat yang digunakan seseorang untuk melindungi diri dari sumber bahaya tertentu yang berasal dari pekerjaan maupun lingkungan pekerjaan dan berguna dalam mengurangi atau mencegah kecacatan. Hal ini perlu mendapat perhatian serius dengan meneliti kepatuhan penata anestesi dalam menggunakan APD pada saat memberikan pelayanan kesehatan untuk mengurangi angka kejadian infeksi covid-19 dan kecacatan kerja.
Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan penata dengan kepatuhan dalam menggunakan APD sesuai SOP di Rumah Sakit. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik korelasi dengan metode cross sectional. jumlah sampel sebanyak 26 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Pemilihan sampel menggunakan nonprobability sampling dengan teknik sampling jenuh atau total sampling, alat pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan tentang penggunaan APD sesuai SOP dan lembar observasi untuk mengukur tingkat kepatuhan penata dalam penggunaan APD sesuai SOP
Hasil: Analisa pada penelitian ini menggunakan uji spearmen rank rho dan didapatkan hasil p value =0,001 (<0,005) yang berarti terdapat hubungan antara pengetahuan penata anestesi dengan kepatuhan dalam penggunaan APD sesuai SOP di RSAD Tingkat II Udayana Denpasar Kesimpulan: Terdapat hubungan yang kuat antara pengetahuan penata anestesi dengan kepatuhan penata dalam penggunaan APD sesuai SOP RS Pertamina Balikpapan, semakin tinggi atau baik tingkat pengetahuan yang dimiliki oleh penata berhubungan dengan semakin tinggi kepatuhan penata dalam penggunaan APD sesuai SOP.